oleh

Baznas Kota Magelang Berikan Beasiswa kepada 59 Siswa Kurang Mampu

MAGELANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Magelang memberikan beasiswa kepada 59 siswa kurang mampu dari jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA. Beasiswa ini merupakan salah satu program Baznas dalam rangka meningkatkan pendidikan masyarakat di Kota Magelang.

Penyerahan dilaksanakan di Pendapa Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Kamis (3/2/2022). Hadir pada kegiatan tersebut, Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz, Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur, dan sejumlah kepala OPD.

Baca Juga  450 Imigran Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Ketua Baznas Kota Magelang Ahmad Zainuddin menjelaskan, kegiatan ini merupakan penyerahan/pentasyarufan dana zakat, infak, dan sedekah, yang dihimpun melalui Baznas Kota Magelang untuk pendidikan di Kota Magelang.

“Pentasyarufan kali ini untuk biaya pendidikan kepada 59 siswa, terdiri dari 28 siswa SD/MI, 18 siswa SMP/MTs dan 13 siswa SMA/MA. Total beasiswa sebanyak Rp33.900.000,” jelas Ahmad, di sela-sela kegiatan, Kamis (3/2/2022).

Baca Juga  Sekjen Gerindra: Perjuangan Kita 2024 Jangan Sampai Gagal Fokus

Ahmad menuturkan, sampai saat ini dana zakat, infak dan sedekah yang diterima Baznas Kota Magelang mencapai sekitar Rp300 juta, dan sudah 100 persen disalurkan untuk berbagai tujuan. Di antaranya pendidikan, kesehatan, sosial, penanggulangan bencana alam, dan sebagainya.

Pihaknya juga bekerja sama dengan lembaga yang ada, seperti BPBD, Dinas Sosial, Disperkim, Lazis, dan lembaga terkait lainnya.

“Semoga betul-betul memberi manfaat bagi masyarakat, juga membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, meningkatkan pendidikan masyarakat Kota Magelang,” imbuh Ahmad, dilansir jatengprov.go.id.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz berpesan, seluruh lembaga zakat bersama pemerintah daerah harus kompak untuk mengatasi kemiskinan, dan mengatasi pengangguran, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Magelang.

Baca Juga  Sidang Perdana Gugatan Jhoni Allen ke AHY Di Gelar PN Jakpus

“Kalau kita kompak, berkolaborasi mengatasi kemiskinan, pengangguran, dan meningkatkan pendidikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita juga akan meningkat. Tidak bisa kalau kita berjalan sendiri-sendiri,” tandasnya. (*/cr1)

News Feed