oleh

Dua Atlet Binaan Percasi Sabet Medali Emas Untuk Kabupaten Bogor

Sin.co.id-Atlet binaan Persatun Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bogor mampu mengharumkan nama Kabupaten Bogor di kancah Nasional, melalui prestasi olahraga yang ditorehkan atlet Arif Abdul Hafiz salah satu peraih medali emas catur kilat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2021 lalu. Juga Muhamad Fatih Winarta sebagai peraih juara 1 Kejuaraan Daerah Jawa Barat 2022 KU 11 Tahun.

Ketua umum pengurus cabang Percasi Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengungkapkan, turut bangga terhadap prestasi yang diraih para atlet Percasi Kabupaten Bogor. Artinya pembinaan, pelatihan yang dilakukan mampu memotivasi juga meningkatkan kualitas para atlet.

Pembinaan akan terus dioptimalkan untuk bisa melahirkan lebih banyak atlet catur Kabupaten Bogor berprestasi dengan kualitas yang terbaik.

“Catur ini sangat istimewa, karena catur ini memberikan banyak manfaat, yang manfaatnya dominan kepada nilai secara pribadi sehingga akan melekat dan akan membawanya kemana-mana,” tutur Ajat melalui siaran langsung di Radi Teman 95,3 FM.

Baca Juga  Murid Kelas VI SDN Cipinang Muara Jalani Swab PCR

Menyukai permainan catur sejak usia lima tahun mampu membawa Arif Abdul Rahman menjadi atlet berprestasi yang mewakili Kabupaten Bogor. Bahkan hobinya itu membuahkan prestasi membanggakan dan membawanya menjadi sang juara dengan raihan medali emas catur kilat pada PON tahun 2021.

Peraih Medali Emas Catur Kilat PON 2021, Arif Abdul Rahman menyatakan, hobi sang kakak dalam permainan catur memotivasinya untuk turut aktif belajar memainkan catur, bahkan menjadi hobinya sejak usia lima tahun.

“Mulai catur itu di usia lima tahun, waktu itu lihat kakak suka main catur sama ayah di rumah jadi tertarik untuk ikutan main. Sejak saat itu saya sangat suka bahkan catur menjadi hobiku. Bahkan memotivasi untuk aktif mengikuti turnamen. Alhamdulillah bisa sampai titik ini bukan hal yang mudah perlu perjuangan dan kerja keras,” terang Arif.

Baca Juga  Sekda Kabupaten Bogor Hadiri Lepas Sambut Danrem 061 Suryakancana

Lanjut Arif, awal mengikuti turnamen catur yakni tahun 2006 pada ajang kejuaraan Asia Tenggara. Hal menarik di mana yang seharusnya sang kakak yang menjadi peserta turnamen catur kejuaraan Asia Tenggara tersebut. Akan tetapi karena berbenturan dengan Ujian Nasional sehingga harus digantikan oleh Arif.

“Alhamdulillah pertama ikut turnamen menggantikan sang kakak. Alhamdulillah dapat medali perunggu,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Bogor, untuk aktif melakukan karya dan berbagai kegiatan positif yang mampu mendorong kemajuan Kabupaten Bogor juga mengharumkan Kabupaten Bogor. Baik melalui prestasi olahraga, inovasi, kreatifitas dan bidang lainnya.

Di tempat yang sama, peraih juara 1 Kejuaraan Daerah Jawa Barat 2022 KU 11 Tahun, Muhamad Fatih Winarta menambahkan, mulai menggeluti catur sejak duduk di bangku kelas tiga SD dari sekedar iseng-iseng kini menjadi hobi bahkan menjadi aktivitas yang fokus dan serius dilakukan.

Baca Juga  Soal Tuduhan TNI Gerombolan; Prajurit Marah Jaga Marwah, Panglima Diam Jaga Elektabilitas?

Meskipun olahraga catur ini berbeda dengan olahraga lainnya. Karena dibutuhkan konsentrasi yang kuat, mempersiapkan mental, serta harus kontrol dalam menjaga mood.

“Yang penting adalah pelatihan. Jika olahraga fisik yang dilatihnya adalah fisik, dalam catur otaknya yang dilatih. Stamina juga dilatih. Terus melakukan latihan juga rajin membaca buku berulang-ulang,” bebernya.

Pelatih Catur Kabupaten Bogor, Hendar menyatakan, kelebihan dari olahraga catur ini adalah melatih pola pikir dan IQ. Pola pikir menjadi lebih tersistem, catur bisa dianalogikan di semua bidang, ilmunya dapat terpakai untuk semua bidang.

“Kalau sudah belajar catur, maka semuanya bisa berkembang. Kami turut bangga dengan prestasi yang diraih para atlet catur. Semoga catur semakin banyak peminatnya, semakin populer melalui program-program yang ada di Percasi Kabupaten Bogor,” imbuhnya. (rls)

News Feed