oleh

Satgas Covid-19 Himbau Pelajar di Pekanbaru Tidak Makan Bersama Saat PTM Terbatas

PEKANBARU – Para peserta didik di Kota Pekanbaru tidak boleh makan bersama pada sela Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Apalagi sudah ada imbauan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau.

“Kita tidak bolehkan adanya makan bersama di sekolah, jam pelajaran PTM saat ini juga terbatas,” terang Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Jumat, (15/10).

Dirinya menegaskan bahwa para peserta didik tidak boleh makan bersama untuk mencegah kerumunan. Mereka punya waktu terbatas untuk makan-makan.

Baca Juga  Pemkot Pekanbaru Lakukan Rakor Saber Pungli Terkait Penyelenggara Pelayanan Publik

Kebanyakan waktu di sekolah untuk belajar. Saat ini durasi PTM terbatas maksimal selama tiga jam.

“Mereka saat istirahat antar mata pelajaran mungkin makan makanan ringan saja, jadi tidak ada makan bersama-sama,” paparnya, dilansir pekanbaru.go.id.

Ismardi juga mengingatkan agar sekolah tidak menerapkan pembelajaran penuh atau full day school. Padahal kebijakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terbatas masih berlangsung.

Baca Juga  Bantuan Sarana untuk Ruang Terbuka Hijau Bernama Pelangi Intimung

Kota Pekanbaru juga masih menerapkan PPKM level 2 tahap II. Ia mengingatkan agar sekolah tidak membuat kebijakan sendiri.

Mereka mestinya mengikuti kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri terkait belajar tatap muka.

Seluruh sekolah untuk tingkat SD dan SMP mestinya mengikuti aturan yang berlaku. Ia mengingatkan sekolah negeri dan swasta agar tidak melebihi ketentuan pemerintah kota.

Baca Juga  Ketua PBNU Sayangkan Pernyataan Connie Bakrie Yang sangat Provokatif dan Tendensius

Kebijakan full day school di sejumlah sekolah swasta mempengaruhi potensi penularan covid-19. Ia tidak ingin muncul kasus klaster sekolah karena kebijakan sepihak dari sekolah.

Pihaknya bakal memberi teguran kepada sekolah yang membuat kebijakan sepihak. Mereka yang tidak patuh bakal ditarik izinnya untuk belajar tatap muka terbatas di masa pandemi.(*/cr1)

News Feed