JABAR.SIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan 1.300 atlet, pelatih, dan ofisial untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Kesiapan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dalam rapat persiapan Porprov (4/9/2026).
Rapat berlangsung di Aula Nonon Sontanie, Pemerintah Kota Bekasi, membahas kesiapan kontingen menghadapi kompetisi tingkat Jawa Barat.
“Kita sudah menyiapkan 1.300 atlet berikut official dan pelatih. Memang anggaran kita sangat minim, sekitar Rp15 miliar, tetapi mudah-mudahan anggaran itu bisa mendukung perjuangan atlet kita,” ujar Asep.
Meski anggaran terbatas, Pemkab Bekasi tetap memberikan dukungan agar atlet dapat berlatih dan bertanding secara optimal.
Kabupaten Bekasi memiliki catatan prestasi kuat setelah meraih 138 medali emas sekaligus menjadi juara umum pada ajang sebelumnya.
“Semoga dengan Rp15 miliar ini, atlet-atlet yang dulu mendapatkan 138 medali emas tetap bisa mempertahankan prestasinya. Sekarang semangat saja, bertanding dan berjuang. Kalau bonus nanti kita pikirkan,” katanya.
Asep memastikan bonus tetap disiapkan sebagai bentuk apresiasi bagi atlet yang berhasil mencatatkan prestasi pada Porprov XV Jawa Barat.
Namun, para atlet diminta memusatkan perhatian pada persiapan, latihan, serta penampilan terbaik selama pertandingan berlangsung.
Asep menilai anggaran merupakan salah satu faktor pendukung prestasi, tetapi kualitas latihan dan kesiapan teknis juga menentukan hasil pertandingan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi Reza Lutfi Hasan memastikan persiapan atlet dan cabang olahraga berjalan sesuai rencana.
“Kalau kesiapan, kita sudah oke, tinggal berangkat. Mereka tetap latihan dalam kondisi seperti ini. Jadi secara kesiapan atlet dan cabang olahraga, kita siap,” ungkapnya.
Reza menargetkan Kabupaten Bekasi kembali masuk jajaran daerah terbaik dengan minimal mempertahankan posisi tiga besar Jawa Barat.
“Yang pasti dengan kondisi yang ada hari ini, kita tidak akan malu-maluin Kabupaten Bekasi. Pahitnya, paling tidak kita harus mencapai tiga besar,” tegasnya.
Sejumlah cabang olahraga Kabupaten Bekasi juga akan menggunakan venue pertandingan di wilayah Kota Bekasi untuk mendukung kelancaran kompetisi.
Cabang olahraga tersebut antara lain squash, renang, berkuda, dan skateboard yang memanfaatkan fasilitas pertandingan sesuai kebutuhan.
Reza memastikan kebutuhan penginapan, perlengkapan, dan kebutuhan teknis kontingen terus dipersiapkan agar atlet dapat bertanding nyaman.
Dukungan tersebut diharapkan membantu atlet Kabupaten Bekasi menjaga fokus dan mengejar prestasi meski menghadapi keterbatasan anggaran.











